Saat ini dunia digital berkembang banget dan banyak bisnis baru bermunculan. Perkembangan ini tentu membuka peluang buat kamu untuk menjadi entrepreneur. Kamu mungkin pengen buka usaha, tapi bingung mau buka usaha apa, ya? Atau kamu memikirkan jumlah modal yang harus dimiliki untuk bisa berbisnis. Nah, kemarin EXCELLOKA by excellence.asia hadir di Medan, lho. Dalam acara ini EXCELLOKA mengangkat tema “Women Entrepreneurs : We Can Do It”.

Acara ini diselenggarakan 21 April 2018 bertepatan dengan Hari Kartini bertempat di Ev Hive @Clapham Medan. EXCELLOKA mengundang dua pembicara perempuan buat berbagi kiat dalam berbisnis, lho. Bersama Alween Ong (Ketua TDA 3.0 Medan) dan Christine Lim (Fashion Designer) peserta diajak mendengar pengalaman mereka dalam berbisnis. Alween dan Christine adalah dua sosok perempuan asal Medan yang sukses merintis bisnisnya dan menjadi bukti bahwa perempuan juga bisa berbisnis.

Apa aja ya, tips untuk memulai bisnis ala Alween Ong dan Christine Lim?

1.Bangun rasa percaya diri

“Kegiatan saya keseharian adalah mengelola digital printing. Kalau ditanya kenapa saya mau jadi wirausaha? Karena saya yakin kalau dunia ini bisa berkembang sangat luas dan bisa membangun perekonomian negara kita,”kata Alween.

Dirinya mengakui bahwa dia adalah seorang sosiopreneurship. Alween membangun usaha bukan sekedar untuk keuntungan, tetapi membangun usaha berbasis kegiatan sosial.

“Bukan menjadi rahasia, bahwa permasalahan sosial dan ekonomi Indonesia adalah kemiskinan dan banyaknya pengangguran,” tutur Alween. Ia meyakini bahwa dengan berbisnis ia bisa membantu banyak orang, termasuk kedua orang tua yang dicintainya. Cerita Alween jadi bukti kalau kita harus punya rasa percaya diri dalam berbisnis, lho. Kalau gak percaya diri gimana bisa maju?

Baca juga: 5 Hal yang Harus Dimiliki untuk Menjadi Pebisnis Wanita Sukses

 

2.Mulai dari hobi

“Saya suka desain dari TK dan aku pengen hobi aku itu jadi profesi aku kelak,” ungkap Christine.

Ia adalah seorang fashion designer asal Medan yang juga memiliki hobi traveling. Dia mengatakan bahwa bisnis fashion yang sekarang dikelola olehnya berawal dari hobi. Hobi itu dia tekuni dan membawanya sukses dalam dunia bisnis fashion. “Saya kursus fashion design setelah SMA, dilanjutkan 1 tahun di jakarta. Kemudian saya balik Medan dan mencoba memulai.” Awalnya Christine dibantu kedua orang tuanya dalam permodalan dan dirinya membuka toko khusus untuk custom dress and wedding dress di Medan. Gak disangka, setahun menjalankan bisnis dirinya bisa mengembalikan modal dari kedua orang tuanya. Hingga saat ini Christine mengelola bisnis nya secara mandiri. Tentunya dengan penuh rasa senang, karena bisnis ini adalah passion yang dimiliki Christine Lim. Buat kamu yang tertarik untuk berbisnis, kamu bisa coba memulai dari hobi yang kamu sukai, lho.

3.Punya Komitmen

“Ngejalanin bisnis di tiga bulan pertama itu lagi on fire, semangat menggebu-gebu. Tiga bulan berikutnya mulai bingung soal penjualan atau konsumen. Terus sampai satu tahun dan sampai enam tahun bener-bener ngerasain gimana jatuh bangun dalam berbisnis,” kata Alween.

Dia mengatakan kalau mau berbisnis harus bener-bener punya komitmen. Jangan cepet puas ketika berhasil dan jangan gampang jenuh ketika bisnis yang kita jalankan sulit berkembang.

“Pada saat itu orang tua saya gak mendukung, karena beranggapan bahwa fashion design di Indonesia ini kurang bagus. Kalau mau bagus itu di luar negeri. Tapi karena saya sudah berkomitmen dari kecil sampai gede, dan orang tua saya mendengar hal itu. Akhirnya mereka mendukung saya, dengan catatan harus jalani sampai akhir. Karena banyak banget sekarang orang gak berkomitmen,” cerita Christine dalam EXCELLOKA Medan.

Kedua perempuan ini mengakui bahwa untuk berbisnis gak cuma butuh modal atau kemampuan, tetapi terlebih harus punya komitmen untuk setia ngejalanin bisnis. Kita gak boleh cepet jenuh, apalagi putus asa kalau bisnis yang kita jalankan hasilnya belum sesuai harapan. Agar bisa mencapai tujuan keberhasilan, kita harus punya komitmen.

Baca juga: Empat Penyebab Kegagalan Mencapai GOAL

 

4.Mau belajar

Belajar itu gak cuma dimulai dari TK sampai kuliah, lho. Dalam kehidupan keseharian kita juga harus belajar, termasuk dalam berbisnis. “Ketika ngejalanin bisnis, saya semakin menyadari kalo dalam berbisnis ini gak cuma mikirin untung atau rugi. Saya juga belajar tentang komunikasi, tentang gimana cara menuangkan ide, hingga hal-hal teknis lain yang harus saya pelajari juga,” kata Alween. Sedangkan Christine berkata, “Awal memulai bisnis saya gak ngerti gimana cara ngitung untung rugi, dan saya belajar dari mama saya. Hingga akhirnya saya bisa mengelola bisnis sendiri secara mandiri.” Christine mengungkapkan bahwa dia harus banyak belajar tentang cara mengelola bisnis dari kedua orang tuanya. Begitu juga dengan Alween, dirinya mengatakan bahwa dia juga banyak belajar tentang berbisnis melalui coaching dan komunitas-komunitas.

Jadi, buat kamu yang mau memulai bisnis sudah siapkah melakukan 4 hal tersebut?

Check http://www.excelloka.com

 

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

For security, use of Google's reCAPTCHA service is required which is subject to the Google Privacy Policy and Terms of Use.

If you agree to these terms, please click here.