Para pengusaha apa pun perlu banget untuk tahu bagaimana cara mengelola keauangannya dengan benar. Mulai dari melakukan pembelian, menggaji karyawan, menjaga arus kas dan mengelola akun dengan baik adalah salah satu kunci agar bisnis bisa tetap bertahan. Jika kamu adalah pengusaha, maka memastikan semua ini ada hal yang harus dilakukan dengan benar dan menjadi prioritas.

Mungkin kamu memiliki seorang staf keuangan, akuntan, atau bagian penggajian. Namun bukan berarti bahwa kamu dapat mencuci tangan dari semua masalah. Kami masih perlu melakukan beberapa tugas pengelolaan uang dasar.

Pertanyaannya, apa saja yang harus aku lakukan sebagai pemilik bisnis?

Berikut ada 7 tips mengelola keuangan untuk pengusaha.

1.Kamu bisa menyewa seorang pengacara

Meskipun pengacara tidak banyak berurusan dengan pengelolaan keuangan kamu, hadirnya pengacara visa membantu sistem elemen dasar bisnis lainnya. Apalagi jika bisnis kamu sudah berbadan hukum. Pengacara bisa membantu kamu dalam memutuskan jenis entitas bisnis seperti apa kamu beroperasi. Keputusan ini jelas sangat mempengaruhi rencana dan tujuan kamu saat ini, serta yang lebih penting adalah jenis pajak yang harus dibayarkan oleh bisnis yang kamu miliki.

2.Apakah kamu sudah membuka rekening bank?

Setelah kamu memutuskan nama bisnis dan mendaftarkannya, langkah yang kamu lakukan berikutnya adalah membuka rekening bank komersial. Kamu bisa mencari tahu bank yang memiliki kredibilitas dan terpercaya. Melalui bank tersebut kamu boleh menyetorkan uang ke akun baru yang dimiliki. Jumlahnya bervariasi, tergantung dari bisnis yang kamu kelola.

Jika kredit kamu bagus, kamu juga dapat mengajukan permohonan untuk lini bisnis kredit, rekening debet, rekening bisnis, dan layanan bisnis kecil lainnya yang mungkin ditawarkan bank.

Tetapi jika melakukan peminjaman kamu harus memiliki komitmen, ya. Jangan sampai salah mengambil keputusan dan malah berdampak negatif pada bisnis yang kamu kelola.

3.Lacak keuangan kamu

Jika kamu tidak menyewa seorang akuntan (walaupun ini sangat disarankan untuk pengusaha), kamu harus bisa melacak semua pendapatan dan pengeluaran dalam bisnis.

Salah satu caranya adalah dengan membeli software akuntansi, mengingat saat ini adanya aplikasi-aplikasi akuntansi ini sangat membantu kamu mengelola keuangan bisnis. Sangat berbahaya apabila kamu sebagai pengusaha tidak tahu ke mana uangmu pergi.

Jika Anda tidak tahu cara menggunakan software akuntansi dengan benar, kamu harus mempertimbangkan untuk menyewa pemegang buku untuk menangani keuangan bisnis secara berkelanjutan, dan juga seorang akuntan yang disewa untuk menyiapkan audit triwulanan kamu, pengembalian pajak dan laporan bisnis akhir tahun.

4.Menentukan tujuan yang jelas

Selain memiliki pemukuan keuangan yang baik, menentukan tujuan adalah hal yang penting untuk kamu lakukan sebagai pengusaha.

Kamu harus menetapkan tujuan bisnis jangka pendek mencakup keuntungan bulanan, penghematan bulanan, anggaran dan juga  tujuan jangka panjang, yakni kekayaan bersih bisnis.

Tujuan bisnis ini sangat penting karena bisa menjadi panduan kamu dalam merencanakan dan mencapai target. Jangan sampai kamu berbisnis tanpa memiliki tujuan yang jelas. Alih-alih mendapatkan keuntungan, tanpa tujuan yang jelas kamu bisa mendapat kerugian.

5.Terapkan sistem deposit aman

Dalam menjalankan bisnis apapun, kamu harus selalu meminta klien untuk melakukan deposit sebelum kamu memberikan layanan apa pun. Ini sangat penting jika layanan yang kamu sediakan mengharuskan kamu membayar di muka untuk produk. Setidak-tidaknya deposit oleh klien harus bisa menutupi biaya material yang kamu butuhkan.

Jika kamu tidak memasok tenaga kerja, deposit antara sepertiga dan setengah dari jumlah total kontrak, disarankan dibayar di muka. Informasi setoran ini harus dengan jelas diuraikan pada kontrak atau formulir pemesanan, serta kebijakan pengembalian uang. Sistem ini bisa kamu terapkan dan akan sangat membatu kamu mengelola keuangan.

6.Kumpulkan hutang

Pada titik tertentu, setiap pengusaha akan mengalami situasi di mana pelanggan tidak akan membayar penuh atau akan terlambat membayar tagihan mereka. Untuk mengatasi semua ini, kamu perlu mengetahui cara efektif mengumpulkan utang.

Pertama-tama, jaga komunikasi antara kamu dengan klien dengan terbuka. Selain itu pastikan kamu memahami undang-undang tentang bagaimana dan kapan kamu dapat berkomunikasi dengan klien yang ‘nakal’. Kamu juga bisa menyewa agen penagihan untuk melakukan pekerjaan ini. Atau pilihan terakhir apabila kamu menghadapi klien yang mangkir adalah membawa kasus ini ke pengadilan.

7.Kendalikan pengeluaran bisnis

Jika karyawan kamu harus bepergian atau menjamu rekan bisnis, pastikan bahwa kamar hotel yang terlalu mahal, tiket pesawat, dan makanan tidak berakhir dengan kredit perusahaan. Pengeluaran bisnis harus dikendalikan, salah satu caranya adalah dengan membuat peraturan bisnis yang kamu miliki. Peraturan tersebut diterapkan oleh semua karyawan dan apabila terjadi pelanggaran dikenakan sanksi sesuai peraturan yang berlaku. Kamu juga harus melembagakan kebijakan tertulis untuk mengantisipasi apabila terjadi penggelapan dana dalam bisnis kamu.

Jika kamu adalah pengusaha baru dan mencari kiat pengelolaan keuangan, kamu bisa memperoleh berbagai informasi dengan memanfaatkan media yang ada, termasuk internet. Ada banyak tutorial yang dapat kamu manfaatkan untuk belajar mengelola keuangan bisnis. Kalau kamu masih bingung, kamu bisa mengikuti pelatihan untuk mengembangkan bisnis bersama www.excelloka.com

 

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

For security, use of Google's reCAPTCHA service is required which is subject to the Google Privacy Policy and Terms of Use.

If you agree to these terms, please click here.