Apakah perusahaan kamu perlu berinvestasi dalam digital marketing? Jika kamu membaca artikel ini sekarang, maka jawabannya adalah “ya.”

Menurut Coviello, Milley and Marcolin – Digital marketing merupakan penggunaan internet dan penggunaan teknologi interaktif lain untuk membuat dan menghubungkan dialog antara perusahaan dan konsumen yang telah teridentifikasi.

Saat ini semua orang menggunakan internet, dari usia anak-anak, remaja, dewasa, hingga orang tua erat kehidupannya dengan internet. Contoh sederhana ketika kamu sedang kebingungan untuk mencari handphone. Kamu kebingungan mencari handphone dengan tipe seperti apa dan spesifikasinya. Hal termudah yang bisa dilakukan adalah melakukan pencarian lewat internet. Ketika mencari lewat Google, kamu dapat dengan mudah menemukan tipe handphone dan spesifikasinya dari rating tertinggi hingga terendah. Bahkan lengkap dengan harganya. Sesederhana itu. Informasi bisa diakses dan ditemukan dengan mudah.

Banyak orang mengatakan digital marketing bukan untuk semua orang, tetapi jika bisnis kamu mirip dengan lima jenis perusahaan berikut, digital marketing adalah sesuatu yang perlu kamu pertimbangkan.

1. Firma Hukum

Kamu mungkin terkejut, mengapa firma hukum membutuhkan digital marketing? Karena seperti yang mungkin kamu katakan, pengacara adalah pakar dalam mengkomunikasikan hukum kepada masyarakat/ pihak tertentu, jadi sangat dibutuhkan media, seperti blogging untuk bisa menyampaikan pesan-pesan hukum kepada masyarakat. Adanya internet sangat membuka peluang bagi pengacara untuk memberikan berbagai informasi terkait hukum. Kebanyakan orang saat ini mencari informasi lewat internet, sehingga semakin banyak netizen yang membaca tulisan mereka, tentu membuka peluang orang yang membutuhkan bantuan hukum akan menghubungi pengacara tersebut.

2. Perawatan Kesehatan

Kita semua tahu bahwa googling gejala suatu penyakit adalah kebiasaan yang banyak dilakukan. Banyak orang mencari informasi di internet apabila mereka merasakan ada yang tidak beres pada tubuhnya.

Fasilitas kesehatan yang lebih progresif memanfaatkan momentum ini dengan mengimplementasikan blog, media sosial, dan website yang memungkinkan mereka berinteraksi dengan pasien di masa mendatang. Bahkan tidak sedikit yang membuka fasilitas konsultasi online. Tidak dipungkiri bahwa semakin seseorang mengembangkan kepercayaan dengan penyedia layanan kesehatan secara digital, maka masyarakat semakin cenderung mempercayai penyedia layanan kesehatan tersebut secara pribadi.

3. Dealer Mobil

Setiap orang itu unik, begitu juga mobil yang mereka pilih untuk dikendarai. Karena alasan itu, banyak pembuat mobil, dan terutama dealer lokal, membelanjakan lebih sedikit pada media tradisional, dan lebih banyak lagi pada pemasaran digital.

Memanfaatkan media digital untuk promosi sangat berpengaruh terhadap angka penjualan. Bahkan hadirnya internet bisa menyampaikan pesan bahwa mobil tidak hanya menjadi kebutuhan, tetapi juga lifestyle. Orang diarahkan untuk memilih jenis mobil sesuai dengan seleranya. Melakukan digital marketing sangat bermanfaat bagi dealer mobil karena dapat beriklan tepat sasaran sesuai calon pelanggan potensial. Sehingga pada gilirannya akan mendorong penjualan.

4. Hiburan

Film dan televisi selalu tentang keterlibatan para penggemar. Kemampuan dua media ini untuk menarik kamu masuk dan membuat kamu merasa menjadi bagian dari cerita adalah seluruh tujuan dari industri hiburan. Bagaimana cara yang bisa ditempuh oleh industri hiburan untuk melakukan digital marketing?

Banyak perusahaan kini menghabiskan waktu berbulan-bulan dan kadang-kadang bahkan bertahun-tahun untuk mengiklankan film atau seri tertentu, menunjukkan bagaimana proses di balik layar, mempublikasikan poster film, atau sekadar menjalankan trailer, sehingga ketika akhirnya film tersebut ditayangkan, pikiran penonton sudah siap untuk menontonnya.

Tidak hanya itu, banyak film-film tiketnya sudah habis terjual sebelum ditayangkan. Digital marketing jelas sangat bermanfaat bagi industri hiburan. Tidak hanya film, media sosial juga bisa dimanfaatkan sebagai media promosi dan publikasi oleh industri hiburan lainnya, seperti konser musik, festival, pameran seni, dan masih banyak lagi.

Baca juga : Small Business Owner Harus Jeli Memanfaatkan Media Online

5. Makanan dan Minuman

Tidak sedikit orang yang mungkin mengolok-olok temannya karena selalu update di sosial media tentang foto-foto makanan atau lokasi dia hangout bersama teman-temannya. Namun jika kamu berada dalam industri makanan dan minuman, ini adalah tren yang tidak boleh diabaikan.

Bayangkan saja, kamu sedang menggunakan ponsel di sore hari, mengajak teman-teman mu untuk makan malam bersama. Tiba-tiba muncul notifikasi di hp mu adanya promo Buy 1 Get 1 di sebuah restoran. Tentu hal ini menjadi sangat menarik. Tidak hanya itu, adanya sosial media membuat makanan dan minuman yang adalah kebutuhan pokok bergeser juga menjadi lifestyle. Adanya testimoni pelanggan kamu di media sosial membuat rating bisnis kamu semakin tinggi dan terkenal. Sehingga hal ini bisa berpengaruh pada angka penjualan. Apabila kamu berada dalam bisnis makanan dan minuman dan belum melakukan digital marketing, inilah saat yang tepat untuk memulainya!

 

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

For security, use of Google's reCAPTCHA service is required which is subject to the Google Privacy Policy and Terms of Use.

If you agree to these terms, please click here.