Cikarang, 31 Mei 2018 – excellence.asia mengadakan seminar  bertema “The Future of HR: How HR Drives Profits” bersama profesional HR dari berbagai perusahaan. Acara yang dilaksanakan di Grand Zuri Hotel Jababeka, Cikarang ini dihadiri oleh 26 peserta dengan latar belakang perusahaan yang berbeda-beda. Tidak hanya excellence.asia, tetapi acara ini diselenggarakan bekerja sama dengan ProSehat.

Semua orang mengakui bahwa people adalah aset terpenting dalam sebuah perusahaan. Kendati demikian, HR masih dianggap sebagai “Cost Center” dan bukan “Profit Booster” dari perusahaan. Dalam acara ini hadir tiga orang pembicara untuk mengupas bagaimana HR dapat membawa profit bagi perusahaan dari tiga aspek, yaitu strategi, employee happiness, dan talent development. Dalam acara ini hadir tiga pembicara yakni Andi Hanif Mursid (GM – L&D at PT Intraco Penta, Tbk), dr. Ratu Mutiara Mustikasari (Trainer PT.Maha Kreasitama, Depok), dan Viktor Yanuar S (CEO & CoFounder excellence.asia).

“Seorang HR membutuhkan kemampuan manajerial dan leadership agar perusahaan bisa menghasilkan result dalam bentuk profit dan profit itu bisa diperoleh berkesinambungan. Kita sebagai seorang HR harus memiliki kemampuan ini agar kita bisa menjadi strategic bussiness partners untuk para CEO kita. Kita bisa duduk sejajar dan mengkomunikasikan dengan efektif program dan aktivitas HR ke CEO dan selurug komponen dalam organisasi,” kata Andi Hanif.

Selain memahami tentang strategi HR bersama Andi Hanif, peserta juga diajak untuk membangun employee happiness dalam perusahaan melalui aspek kesehatan karyawan.

dr. Ratu Mutiara Mustikasari yang akrab disapa dr. Muti berkata, “Medical checkup dibutuhkan dalam perusahaan untuk mengetahui apakah karyawan memiliki potensi penyakit tertentu atau tidak.”

Dalam sesi ini dr. Muti menjelaskan aspek-aspek kesehatan yang dibutuhkan karyawan karena kesehatan sangat berpengaruh pada produktivitas kerja. Setiap orang memilki potensi untuk terkena virus atau bakteri tertentu, untuk mengindari hal ini bisa dilakukan pemeriksaan pada saat rekrutmen.

Sebagai seorang HR diharapkan juga mengikuti perkembangan teknologi. Banyak pendapat mengatakan bahwa HR merupakan divisi yang paling lama mengalami perubahan pada era disruptif. Bahkan HR hanya dianggap sebagai cost centre bukan profits center. Melihat gagasan-gagasan tersebut, di luar negeri banyak dikembangkan teknologi yang bisa menunjang perkembangan HR. Mengapa demikian?

“HR adalah divisi yang menyentuh semua orang, kalau HR bisa berubah maka semua orang dalam perusahaan juga bisa berubah. Sudah saatnya HR melakukan perubahan untuk bisa drives profits bagi perusahaan,” tutur Viktor Yanuar S.

Dalam acara ini Viktor juga menjelaskan tentang bagaimana memanfaatkan teknologi dalam dunia HR. Teknologi bisa dimanfaatkan sebagai salah satu sarana meningkatkan efektifitas dan produktivitas kerja. HR diharapkan juga dapat melakukan adaptasi dengan hadirnya generasi millenials di perusahaan. HR memiliki peran penting dalam suatu perusahaan. Tidak hanya dalam peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia baik secara kemampuan teknis maupun non teknis, tetapi HR juga berperan dalam drives profits bagi perusahaan.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

For security, use of Google's reCAPTCHA service is required which is subject to the Google Privacy Policy and Terms of Use.

If you agree to these terms, please click here.